333

China


Poker Terpercaya - Danau Qiandao atau yang disebut dengan pulau seribu ini terletak di Zhejiang dan sekitar 150 kilometer dari kota Hangzhou. Pada tahun 1959 yang lalu dalam rangka pembangunan waduk Xin'anjiang lembah telah dibanjiri oleh air jadi menghasilkan waduk seluas 574 km persegi.

Sebenarnya pulau seribu ini merupakan pulau buatan yang terbentuk setelah menyelesaikan stasiiun pembangkit listrik tenaga air di sungai Xin'an.  Air yang berada di danau seribu ini sangat jernih dan airnya juga bisa diminum. Air mineral yang bermerek Nongfu ialah air yang berada di danau seribu ini. 




Poker Online -  Danau Qiandao ini sudah merupakan tempat wisata dengan meliputi pulau burung, pulau ular, pulau monyet dan pulau kunci. Bukan hanya di pulaunya yang terlihat cantik tapi juga di bawah danau ini juga menarik dan paling berharga daripada danau ini tersebut.

Dulu sebelum lembah ini dibanjiri oleh air, tempat ini ialah kota kuno yang terletak di kaki gunung Wu Shi yang memiliki dua kota yaitu Shi Cheng yang dibangun lebih dari 1.300 tahun yang lalu di Dinasti Tang yang pernah menjadi pusat politik. Dan yang kedua bernama He Cheng yang didirikan selama dinasti Han yang sebagai pusat bisnis di sepanjang sungai Xin'anjiang.

Dan pada bulan September tahun 1959 ketika pemerintah Cina memutuskan untuk membangun pembangkitan tenaga air baru dan waduk untuk sumber makanan bagi uamat manusia yang terus berkembang di kota Hangzhou. He Cheng dan Shi Cheng tiba-tiba pun ikut tenggelam dalam masa pembangunan pembangkit tenaga air tersebut.

Kota He Cheng dan Shi Cheng telah terlupakan selama 40 tahun yang lalu. Sampai akhirnya tahun 2001 ketika seorang penjabat setempat yakni Qiu Feng yang bertanggung jawab atas para wiusatawan membahas agar danau Qiandao menjadi tempat wiasatawan.  Dia menyuruh penyelam untuk melihat keadaan didalam bawah air danau Qiandao.

Dan perrtama kalinya kota kuno yang ada didalam bawah air danau Qiandao ini ketemu kembali. Dan tahun 2011 kota ini dinilai sebagi peninggalan provinsi dan mereka mencetak foto-foto yang terdapat di bawah air danau Qiandao disebuah majalah. Dan pada akhirnya kota-kota yang terendam ini pun dibuka untuk para wisatawan.

Tidak ada komentar